Beberapa Jenis Aliran Dalam Seni Lukis

Seni lukis ternyata memiliki banyak sekali aliran didalamnya, aliran tersebut menggambarkan bagaimana sebuah seni modern dan kontemporer telah berkembang, dan juga dengan melihat timeline tersebut kita dapat mengetahui kondisi , karena seni pada dasarnya adalah sebuah cerminan dari suatu masa.

Seperti misalnya aliran Impresionisme merupakan sebuah gerakan bawah tanah yang sangat kontroversi, ataupun seperti ekspresionisme abstrak merupakan pergeseran dunia seni dari Paris ke New York.

Nah dibawah ini akan kami jelaskan beberapa seni lukis yang sudah ada sejak dulu, yuk disimak.

1.Realisme

Realisme

Realisme adalah sebuah aliran seni yang dimulai setelah Revolusi Prancis pada tahun 1848. Realisme ada untuk menolak Romantisme, merupakan gaya yang paling ramai di pakai.

Sebagai pelukis yang menganut aliran ini, para pelukis biasanya akan berfokus pada pemandangan orang-orang kontemporer dan kehidupan sehari-hari, hal tersebu bertujuan agar lukisan tersebut nyata tanpa adanya tambahan lain.

Biasanya lukisan realisme terlihat menyatu antara objek satu dengan objek lainnya. Beberapa pelukis yang menganut aliran ini adalah Gustove Corbert, Fransisco de Goya, Honore Umier.

Fotografi juga bahkan mempengaruhi jenis seni yang satu ini, hal tersebut mengharuskan para pelukis untuk menghasilkan lukisan yang realistis dan bersaing dengan teknologi pada fotografi.

2.Impresionisme

Impresionisme

Impresionisme sendiri merupakan sebuah aliran visual yang dulunya terbuang, pelukis akan menggunakan kuas dan mencampurkan warna-warna cerah serta menggunakan komposisi terbuka agar bisa menangkap emosi dari cahaya dan gerakan.

Aliran ini berawal dari sekolompok seniman yang berasal dari Prancis, mereka melakukan gerakan untuk memutuskan hubungan dengan tradisi akademis dengan melukis en plein air atau melukis di luar ruangan.

Hal tersebut merupakan sebuah keputusan yang mengejutkan karena beberapa pelukis lanskap pada saat itu membuat karya mengenai pemandangan mereka hanya di studio.

Impresionisme memiliki ciri ciri yaitu biasanya goresan kuas tersebut pendek dan tebal sehingga menimbulkan gaya seperti sketsa. Aliran ini juga membuat pelukis harus membuat lukisan tersebut di luar ruangan.

Beberapa tokoh pelukis yang menganut aliran tersebut adalah Claude Monet, Aguste Renoir, Sisley, Casmile Pissaro dan masih banyak lagi.

3.Kubisme

Kubisme

Aliran ini dikatakan merupakan aliran yang benar-benar revolusioner, hal itu dikarenakan kubisme merupakan gerakan seni yang paling penting dan populer di abad ke-20.

Salah satu tokoh yang membuat aliran ini menjadi sangat terkenal adalah Pablo Picasso dan George Braque yang mengembangkan aliran ini pada awal 1900-an.

Aliran ini juga dikatakan sebagai aliran yang benar-benar melanggar gerakan seni pada saat itu, dikarenakan aliran ini mengharuskan para penganutnya untuk menganalisis objek dan akhirnya dipecah, kemudian dipasang kembali dengan bentuk yang abstrak.

Seni Kubisme juga membuka peluang untuk gerakan seni lainnya muncul seperti Surealisme dan Ekspresionisme Abstrak, yang akhirnya membuat buku-buku peraturan seni tidak terpakai.

Kubisme menggunakan bentuk-bentuk geometris seperti segitiga, kubus, segi empat, slinder, lingkaran, bola, kerucut, dan kotak-kotak.

Biasanya aliran ini yang paling mudah dikenal karena bentuknya yang terbentuk dari bentuk-bentuk geometris dan perpaduan warna yang digunakan sangat perspektif.

Beberapa tokoh terkenal yang menganut aliran ini antara lain Pablo Piccaso, Gezanne, Fernand Leger, Robert Delaunay, Metzinger, Braque.

Nah, kira-kira itulah beberapa aliran yang terdapat dalam seni melukis. Semoga artikel ini membantu kamu untuk mendapatkan informasi serta pengetahuan lebih ya.

Penjelasan Mengenai Lukisan The Last Supper

The Last Supper merupakan salah satu karya pelukis terkenal asal itali, yaitu Leonardo da Vinci. Lukisan tersebut menggambarkan perjamuan terakhir Yesus sebelum ia disalibkan.

Lukisan ini dibuat langsung oleh Leonardo seperti lukisan pada umumnya, lukisan ini juga sudah mengalami berbagai hal buruk seperti terkena efek pengeboman, tetapi hal tersebut sudah direstorasi, sehingga sangat sulit sekali untuk melihat versi orisinil dari lukisan tersebut.

Kabarnya dulu waktu ketika Leonardo ingin membuat lukisan ini, ia membutuhkan waktu berminggu-minggu untuk mendapatkan sosok yang mirip dengan Yesus untuk dijadikan sebagai acuan. Tak sampai disitu, ia juga membutuhkan waktu yang lama yaitu selama tujuh tahun untuk mencari sosok yang mirip dengan Yudas, dan akhirnya ia menemukan orang tersebut dipenjara bawah tanah kerajaan Roma.

Terdapat banyak pertanyaan dibalik lukisan ini, misalnya seperti apakah lukisan ini merupakan gambaran paskah pada saat itu. Namun kenyataanya tidak, perjamuan ini diadakan dihari sebelum Good Friday atau Jumat Agung dimana hari tersebut Yesus akhirnya disalibkan.

Paskah sendiri dimulai pada saat matahari sudah terbenam, sehingga makanan yang terletak dimeja tersebut dianggap bukan untuk merayakan paskah, hal tersebut dilihat dari arah jendela karena awan masih bersinar cerah sehingga rasanya tidak mungkin hari tersebut sudah malam.

Mungkin kamu bertanya-tanya mengapa Yesus melakukan perjamuan dengan seperti itu, pada zaman itu paskah yang diadakan secara tradisional dengan makan bersama-sama oleh umat-Nya, hal tersebut tertuang dalam kitab :

Matius 26: 2 : “Kamu tahu, bahwa dua hari lagi akan dirayakan Paskah maka Anak Manusia akan diserahkan untuk disalibkan. ”

Matius 26 : 3 : ”Pada waktu itu imam-imam kepala dan para tua-tua berhimpun di balai Imam Besar Kayafas. “

Matius 26 : 4 : ”dan mereka merundingkan suatu rencana untuk menangkap Yesus dengan tipu muslihat dan untuk membunuh Dia. “

Matius 26 : 5 : ” Tetapi mereka berkata :  Jangan pada waktu perayaan, supaya jangan timbul keributan di antara rakyat.”

Yohanes 13 : 1 : ” Sementara itu sebelum hari raya Paskah mulai, Yesus telah tahu, bahwa saat-Nya sudah tiba untuk beralih dari dunia ini kepada Bapa. Sama seperti Ia senantiasa mengasihi murid-murid-Nya demikianlah sekarang Ia mengasihi mereka sampai kepada kesudahannya. “

Dilukisan tersebut juga terdapat roti beragi, ikan, anggur, dan beberapa jamuan lainnya. Tetapi tidak ada anak domba yang tergambar, padahal paskah identik dengan pembakaran anak domba untuk diserahkan kepada Allah.

Dan juga terdapat dua belas gelas yang berisikan anggur merah, namun terdapat hal aneh dimana gelas tersebut terbuat dari logam dimana seharusnya gelas logam hanya digunakan untuk kalangan orang kaya pada zaman itu, sedangkan orang Yahudi akan menggunakan gelas yang terbuat dari tanah liat ataupun kayu.

Dalam lukisan tersebut juga, jika diperhatikan dengan seksama terdapat seorang yang memegang pisau, hal tersebut sudah pernah di katakan Yesus “Sungguh, benar-benar, Aku berkata kepadamu, salah satu dari kalian akan mengkhianati saya”.

Sampai sekarang belum bisa dipastikan tangan siapakah yang memegang pisau tersebut, apakah Yohanes atau Maria, dalam lukisan tersebut juga dipelihatkan Petrus sedang memegang pergelangan tangan diikuti dengan Andreas yang terkejut melihat kejadian tersebut.

Kira-kira itulah sedikit pembahasan mengenai lukisan yang terkenal yaitu The Last Supper. Semoga dapat memberikan informasi tambahan untuk kamu ya.