Penjelasan Mengenai Lukisan The Last Supper

Penjelasan Mengenai Lukisan The Last Supper

The Last Supper merupakan salah satu karya pelukis terkenal asal itali, yaitu Leonardo da Vinci. Lukisan tersebut menggambarkan perjamuan terakhir Yesus sebelum ia disalibkan.

Lukisan ini dibuat langsung oleh Leonardo seperti lukisan pada umumnya, lukisan ini juga sudah mengalami berbagai hal buruk seperti terkena efek pengeboman, tetapi hal tersebut sudah direstorasi, sehingga sangat sulit sekali untuk melihat versi orisinil dari lukisan tersebut.

Kabarnya dulu waktu ketika Leonardo ingin membuat lukisan ini, ia membutuhkan waktu berminggu-minggu untuk mendapatkan sosok yang mirip dengan Yesus untuk dijadikan sebagai acuan. Tak sampai disitu, ia juga membutuhkan waktu yang lama yaitu selama tujuh tahun untuk mencari sosok yang mirip dengan Yudas, dan akhirnya ia menemukan orang tersebut dipenjara bawah tanah kerajaan Roma.

Penjelasan Mengenai Lukisan The Last Supper

Terdapat banyak pertanyaan dibalik lukisan ini, misalnya seperti apakah lukisan ini merupakan gambaran paskah pada saat itu. Namun kenyataanya tidak, perjamuan ini diadakan dihari sebelum Good Friday atau Jumat Agung dimana hari tersebut Yesus akhirnya disalibkan.

Paskah sendiri dimulai pada saat matahari sudah terbenam, sehingga makanan yang terletak dimeja tersebut dianggap bukan untuk merayakan paskah, hal tersebut dilihat dari arah jendela karena awan masih bersinar cerah sehingga rasanya tidak mungkin hari tersebut sudah malam.

Mungkin kamu bertanya-tanya mengapa Yesus melakukan perjamuan dengan seperti itu, pada zaman itu paskah yang diadakan secara tradisional dengan makan bersama-sama oleh umat-Nya, hal tersebut tertuang dalam kitab :

Matius 26: 2 : “Kamu tahu, bahwa dua hari lagi akan dirayakan Paskah maka Anak Manusia akan diserahkan untuk disalibkan. ”

Matius 26 : 3 : ”Pada waktu itu imam-imam kepala dan para tua-tua berhimpun di balai Imam Besar Kayafas. “

Matius 26 : 4 : ”dan mereka merundingkan suatu rencana untuk menangkap Yesus dengan tipu muslihat dan untuk membunuh Dia. “

Matius 26 : 5 : ” Tetapi mereka berkata :  Jangan pada waktu perayaan, supaya jangan timbul keributan di antara rakyat.”

Yohanes 13 : 1 : ” Sementara itu sebelum hari raya Paskah mulai, Yesus telah tahu, bahwa saat-Nya sudah tiba untuk beralih dari dunia ini kepada Bapa. Sama seperti Ia senantiasa mengasihi murid-murid-Nya demikianlah sekarang Ia mengasihi mereka sampai kepada kesudahannya. “

Dilukisan tersebut juga terdapat roti beragi, ikan, anggur, dan beberapa jamuan lainnya. Tetapi tidak ada anak domba yang tergambar, padahal paskah identik dengan pembakaran anak domba untuk diserahkan kepada Allah.

Dan juga terdapat dua belas gelas yang berisikan anggur merah, namun terdapat hal aneh dimana gelas tersebut terbuat dari logam dimana seharusnya gelas logam hanya digunakan untuk kalangan orang kaya pada zaman itu, sedangkan orang Yahudi akan menggunakan gelas yang terbuat dari tanah liat ataupun kayu.

Dalam lukisan tersebut juga, jika diperhatikan dengan seksama terdapat seorang yang memegang pisau, hal tersebut sudah pernah di katakan Yesus “Sungguh, benar-benar, Aku berkata kepadamu, salah satu dari kalian akan mengkhianati saya”.

Sampai sekarang belum bisa dipastikan tangan siapakah yang memegang pisau tersebut, apakah Yohanes atau Maria, dalam lukisan tersebut juga dipelihatkan Petrus sedang memegang pergelangan tangan diikuti dengan Andreas yang terkejut melihat kejadian tersebut.

Kira-kira itulah sedikit pembahasan mengenai lukisan yang terkenal yaitu The Last Supper. Semoga dapat memberikan informasi tambahan untuk kamu ya.

You Might Also Like
Tinggalkan Balasan